IMG_3521[2]
Prestasi

Prestasi Gemilang Mahasiswa Teknik Informatika Unisla di Ajang PEKSIMIDA 2024

Universitas Islam Lamongan (Unisla) kembali menunjukkan eksistensinya di kancah seni mahasiswa dengan meraih prestasi gemilang di ajang PEKSIMIDA (Pekan Seni Mahasiswa Daerah) 2024. PEKSIMIDA merupakan tahap awal menuju PEKSIMINAS (Pekan Seni Mahasiswa Nasional) yang menjadi ajang kompetisi berbagai tangkai kesenian antar mahasiswa. Perlombaan ini dilaksanakan setiap dua tahun sekali dan menjadi kesempatan emas bagi mahasiswa untuk menunjukkan bakat seni mereka.

Tahun ini, Unisla berhasil meraih juara ketiga dalam kategori Menyanyi Dangdut Putra, yang diwakili oleh Ari Sandi, mahasiswa dari Program Studi Teknik Informatika. Ari, yang juga aktif dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni, berhasil mengharumkan nama Unisla di tingkat regional. Kemenangan ini menjadi sangat istimewa karena merupakan kali pertama Unisla membawa pulang trofi setelah empat tahun berpartisipasi dalam PEKSIMIDA.

Kompetisi PEKSIMIDA 2024 dilaksanakan di Universitas Negeri Surabaya (Unesa) dari tanggal 21 hingga 27 Juli 2024. Dalam ajang ini, Unisla menjadi satu-satunya kampus di Kabupaten yang berhasil meraih juara. Prestasi ini tentu saja memberikan kebanggaan tersendiri bagi seluruh sivitas akademika Unisla, khususnya bagi Program Studi Teknik Informatika.

Ari Sandi menyatakan harapannya agar lebih banyak mahasiswa Teknik Informatika yang dapat berprestasi dan bersaing dalam berbagai perlombaan di masa mendatang. “Semoga ke depan, semakin banyak mahasiswa Teknik Informatika yang tidak hanya fokus pada bidang akademik, tetapi juga mampu menunjukkan bakat dan kemampuan di bidang seni serta berbagai bidang lainnya,” ujar Ari.

Kemenangan ini diharapkan dapat memotivasi seluruh mahasiswa Unisla untuk terus mengembangkan potensi diri dan berani bersaing di berbagai kompetisi, baik di tingkat regional maupun nasional. Dengan semangat yang tinggi dan dukungan dari kampus, bukan tidak mungkin prestasi-prestasi lainnya akan segera menyusul.

IMG-20240520-WA0121
Prestasi

Mahasiswa Teknik Informatika Unisla Berprestasi di Kompetisi Pemuda Pelopor Kabupaten Lamongan

Mahasiswa Universitas Islam Lamongan (Unisla) dari jurusan Teknik Informatika menunjukkan semangat tinggi dengan berpartisipasi dalam Kompetisi Pemuda Pelopor Kabupaten Lamongan. Kompetisi ini diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Lamongan, dengan tujuan menemukan bibit unggul di kalangan pemuda yang memiliki jiwa kepeloporan di berbagai bidang, termasuk pendidikan, seni budaya, inovasi teknologi, pangan, serta pengelolaan SDA, lingkungan, dan pariwisata.

Kompetisi Pemuda Pelopor Kabupaten Lamongan terbuka untuk semua kalangan dengan batas usia 17 hingga 30 tahun, termasuk pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum. Ajang ini tidak hanya menguji kemampuan, tetapi juga menekankan pentingnya konsistensi dan inovasi dalam menjalankan program. Peserta harus mampu menunjukkan bahwa kegiatan yang mereka presentasikan telah berlangsung dan memberikan dampak nyata minimal selama satu tahun.

Proses seleksi dalam kompetisi ini terdiri dari seleksi berkas atau administrasi dan seleksi presentasi. Pada tahap presentasi, peserta memaparkan program mereka di hadapan para juri serta peserta lain, memberikan kesempatan untuk saling belajar dan menginspirasi satu sama lain. Tahap seleksi dilaksanakan pada tanggal 25 April 2024 di Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Lamongan.

Mahasiswa Unisla yang berpartisipasi dalam kompetisi ini mendapat dukungan penuh dari pihak kampus. Mereka dibimbing oleh Ibu Inggrit dan Ibu Diah dari bagian kemahasiswaan, serta Wakil Rektor III, Bapak Eka. Pendampingan ini memastikan bahwa mereka siap menghadapi kompetisi dengan percaya diri dan mampu menunjukkan keunggulan program yang mereka jalankan.

Salah satu mahasiswa Teknik Informatika Unisla yang berpartisipasi dalam kompetisi ini adalah Umronah. Motivasi kuatnya untuk mengasah dan meningkatkan kemampuan serta menunjukkan bakat yang dimilikinya mendorongnya untuk mengikuti Pemilihan Pemuda Pelopor 2024. Umronah bertekad untuk meraih prestasi dan menjadi inspirasi bagi pemuda-pemudi di Kota Lamongan.

“Dengan berpartisipasi di kompetisi ini, saya berkesempatan bertemu dengan pemuda-pemudi berbakat di Kota Lamongan yang nantinya dapat membangun sebuah kolaborasi yang positif sehingga dapat menjadi inspiratif bagi diri saya sendiri dan masyarakat, khususnya anak muda yang berstatus sebagai agen of change,” ujarnya.

Dalam kompetisi ini, Umronah mempresentasikan program Pengembangan Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat yang berfokus pada bidang pendidikan dan peningkatan perekonomian warga di Desa Tambakmenjangan melalui sekolah perempuan. Tujuan program ini adalah untuk membantu menguatkan perekonomian dengan metode pengembangan kegiatan pemberdayaan perempuan, penguatan sektor ekonomi, dan pemasaran digital melalui sekolah perempuan. Program ini merupakan realisasi atas lolosnya pendanaan dari Belmawa Kemendikbud pada Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK ORMAWA) selama tahun 2022 hingga 2023.

Umronah menjelaskan bahwa ada pembaharuan dalam program ini, yakni penambahan materi kelas dan pertemuan oleh para tutor. Selain itu, terdapat pembelajaran mengenai branding produk, penekanan dalam segi marketing personal produk, dan pembuatan website sekolah perempuan yang nantinya dapat diakses oleh masyarakat luas. Program ini juga sebagai bentuk dalam mewujudkan masyarakat cerdas, berkualitas, dan sejahtera yang selaras dengan visi dan misi Desa Tambakmenjangan.

“Harapan ke depan adalah program ini dapat berlanjut dan berkembang tidak hanya di Desa Tambakmenjangan saja, namun dapat direplikasikan ke desa-desa di seluruh wilayah kota Lamongan yang masih kolot akan asistensi perempuan. Sehingga masyarakat merasakan manfaat dari adanya sekolah perempuan yang dapat meningkatkan kapasitas dan keterampilan perempuan dalam bidang ekonomi dan pemanfaatan digital, serta melatih kemandirian perempuan untuk membantu kesejahteraan keluarga dan komunitas mereka,” ujarnya.

Dengan adanya kompetisi ini, Pemerintah Kabupaten Lamongan berharap dapat menemukan dan mendukung pemuda-pemuda berbakat yang siap menjadi pelopor di berbagai bidang. Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan muncul lebih banyak inisiatif dan program yang dapat membawa perubahan positif bagi masyarakat luas.

WhatsApp Image 2024-07-30 at 18.50.06_9bcea5ad
Prestasi

Mahasiswa Teknik Informatika Unisla Lolos Program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) Batch 6 2024

Sebanyak 10 mahasiswa dari Program Studi Teknik Informatika Universitas Islam Lamongan (Unisla) berhasil lolos dalam Program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) Batch 6 tahun 2024. Program ini merupakan inisiatif dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI yang bertujuan untuk mempersiapkan karier mahasiswa secara komprehensif. MSIB memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar di luar program studi mereka dengan jaminan konversi SKS yang diakui oleh perguruan tinggi.

Para mahasiswa yang lolos dalam program prestisius ini adalah:

  1. Bagus Dwi Santoso
  2. Habibur Rohman
  3. M. Ari Zidan Syafrizal
  4. Mohamad Ilham
  5. Moh. Irfa’i
  6. Muhammad Nurul Huda
  7. Muhammad Rifki Ardiansah
  8. Munir
  9. Reyhan Afif Fahri
  10. Thoriq Achmad Alawi

Sepuluh mahasiswa ini telah mengikuti program hingga akhir dan dinyatakan lulus dengan sukses. Program MSIB tidak hanya memberikan pengalaman magang yang berharga, tetapi juga kesempatan bagi mahasiswa untuk mengerjakan atau membantu menyelesaikan masalah dari para mitra sebagai bagian dari tugas akhir mereka. Ini memberikan mereka pengalaman praktis yang relevan dengan dunia kerja serta meningkatkan keterampilan teknis dan non-teknis yang sangat dibutuhkan.

Kaprodi Teknik Informatika, Nur Nafiiyah, mengungkapkan harapannya agar mahasiswa yang lolos program ini dapat mengembangkan ilmu mereka dengan baik dan lebih siap menghadapi dunia kerja di masa depan. “Kami sangat bangga dengan pencapaian mahasiswa kami yang berhasil lolos dalam program MSIB Batch 6 ini. Kami berharap mereka dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin untuk mengembangkan keterampilan dan pengetahuan mereka. Dengan pengalaman yang mereka peroleh, saya yakin mereka akan lebih siap menghadapi tantangan di dunia kerja dan mampu bersaing dengan lulusan dari perguruan tinggi lainnya,” ujarnya.

Program MSIB dirancang untuk memberikan mahasiswa pengalaman langsung di industri, memperkuat kemampuan teknis, dan membangun jaringan profesional yang luas. Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya belajar tentang teori dan konsep, tetapi juga menerapkannya dalam situasi nyata di tempat kerja. Ini memberikan mereka keunggulan kompetitif yang signifikan dalam mencari pekerjaan setelah lulus.

Partisipasi mahasiswa Teknik Informatika Unisla dalam program MSIB Batch 6 ini menunjukkan komitmen Unisla untuk mendukung pengembangan mahasiswa melalui berbagai program yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Dengan bimbingan dan dukungan dari fakultas serta pengalaman yang didapatkan melalui program MSIB, diharapkan mahasiswa Unisla dapat terus berprestasi dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan dunia industri.

Dengan program-program seperti MSIB, Unisla terus berupaya untuk mencetak lulusan yang tidak hanya memiliki pengetahuan akademis yang kuat, tetapi juga siap untuk menghadapi tantangan dunia kerja dengan keterampilan praktis dan pengalaman yang berharga. Ini sejalan dengan visi Unisla untuk menjadi perguruan tinggi yang unggul dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.